Kamis, 07 Mei 2009

Pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen

Assmlkm.
Saya ini bukan pengamat politik, apalagi pejabat atau apalah tapi setelah mendengar berita dan menelaah perkembangan berita terakhir-terakhir ini yang paling BOM bastis adalah kasus pembunuhan Narsrudin Zulkarnaen seorang pengusaha. Pada awalnya kasus tersebut biasa karena tidak menyeret seseorang, apalagi seorang pejabat tinggi Negara. Setelah sekian lama publik Indonesia di gegerkan dengan nama Antasari Azhari (Ketua KPK) disebut-sebut mendalangi pembunuhan pengusaha tersebut. Saya kaget dan juga bertanya dalam hati untuk mencari jawaban yang tepat motif apa dibalik semua ini? Apalagi menurut berita hanya karena seorang “Caddy” Rani, Antasari di tuduh sebagai otak dibalik pembunuhan itu.
Saya tidak tahu apakah AA terbukti benar nantinya? Yang jelas saya tidak percaya 100% apakah ini tipuan murahan atau memang benar-benar motif dibalik kasus tersebut. Mengapa saya tidak percaya 100%? Dalam kasus – kasus pembunuhan sebelumnya tidak semudah itu melacak dan memecahkan suatu kasus pembunuhan “tingkat tinggi”, contohnya kasus pembunuhan Aktifis MUNIR, masih ingat? Memang sih Policarpus sudah ditahan mungkin selama 20 tahun penjara tapi siapa aktor dibalik pembunuhan itu? Tentunya ada skenario yang rapih sehingga policarpus sampai sekarang tidak mengakui ataupun mengatakan sebuah nama dan dia merasa tidak bersalah, padahal bukti-bukti sudah memojokkannya. Entahlah …
Dari pengalaman itu saya berpikir kok semudah itu AA dituduh sebagai otak pembunuhan seorang Nasrudin hanya karena seorang Caddy Rani. Masuk akal kah? Apakah ada motif lain yang lebih besar dari pembunuhan itu? Apakah AA sebagai korban yang dijebak atau sebagai kambing hitam ataukah memang sebagai otak pembunuhan tersebut. Karena perlu diingat bahwa AA adalah Ketua KPK (Komisi Pemberantas Korupsi) yang nota bene ditakuti oleh pihak-pihak yang merasa menggelapkan duit Negara. Tentunya AA banyak musuh yang ingin menyingkirkannya. Ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Selain itu KAPOLRI juga berpesan kepada anak buahnya benar-benar teliti dalam penyelidikan kasus ini sebab motif yang “sepele” tadi.
Sebagai warga Negara Indonesia yang ikut prihatin atas berbagai kasus pembunuhan , korupsi, perpolitikan yang busuk di bumi tercinta ini. Indonesia banyak dirundung masalah dan itu tidak berkesudahan untuk memenuhi ambisi segelintir orang karena yang yang susah juga rakyat kecil ujung-ujungnya. Tentunya tidak semua karena masih ada yang baik.
Diharapkan rekan-rekan media untuk tidak membuat publik opini sehingga berita tidak berimbang bukan karena untuk menaikkan oplah sehingga membuat berita yang BOM bastis.
Kembali ke kasus AA, apalagi kalau AA tidak melakukan hal yang dituduhkan maka akan sangat kasihan karena hal tersebut akan menyeretnya ke hukuman mati Karena dituduh pembunuhan berencana. Tetapi kalau memang AA telah melakukan hal tersebut maka memang sepantasnya mendapat hukuman tersebut. Dalam hal ini kita tidak membela siapa-siapa hanya bertanya apakah semua ini benar adanya seperti yang diberitakan di media-media.
Hanya Allah SWT yang tahu dan yang terjadi dibalik semua ini, dan kita sebagai mahluk bertanggungjawab atas perbuatan kita didunia. Apabila kita bersalah dan tidak dihukum di dunia maka hukuman diakhirat kekal adanya. Juga demikian sebaliknya apabila tidak melakukan dan dituduhkan maka dia dizholimi maka diakhirat tinggal memetik hasilnya. Wallahu’alam bishawab.
Semoga dunia hukum di Indonesia semakin dewasa.
intip / kunjungi : blog abi
Wassmlkm.wr.wb.
.
..baca selanjutnya.....

Sabtu, 11 April 2009

Sebuah Perjuangan Kecil untuk Bangsa ini (RI)

Assmlkm.
Dihari pemilu saya sangat sedih karena nama saya tidak masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) tetapi istri saya masuk didalamnya. Pada pagi itu saya ragu dan malas untuk mengantar istri ke TPS karena momong si kecil dirumah. Tetapi beberapa saat kemudian Orang tua menelpon memberitahu bahwa saya dapat undangan di TPS tempat tinggal orang tua yang berbeda kota. Padahal saya dan istri KK (Kartu keluarganya dah ada lama semenjak saya nikah sekitar 2 tahun) pindah tempat ko tempat yang baru. Saya sebenarnya merasa heran kenapa bisa terjadi hal seperti ini, tetapi inilah Indonesia. Saya berpikir bahwa ini suatu HAK yang harus dilaksanakan sebagai warga negara yang baik untuk menentukan nasib bangsa ini. Saya bersyukur sekali dan bersemangat untuk ikut berperan serta menentukan suara walau hanya satu suara dari saya meski diluar kota dari tempat saya sekarang ini. Saya melihat waktu menunjukkan pukul 10.00 setelah saya mengantar istri mencontreng di TPS dan saya bergegas untuk berangkat ke luar kota dengan istri dan anak saya yang masih 4 bulan. (Jarak tempuh sekitar 1 jam). Tetapi saya berdo'a semoga dalam perjalanan tersebut tidak ada apa-apa dijalan dan selamat sampai ditujuan. Dengan tekat yang kuat saya membonceng istri dan anak saya naik sepeda motor dan saya berhati-hati sekali. Alhamdulillah jalanan tidak begitu ramai dan saya dan keluarga selamat sampai tujuan. Saya merasa bersyukur akhirnya saya dan keluarga semua dapat menyalurkan suara meski hanya bertambah satu dan itu memang jatah saya, karena di daerah saya sendiri tidak masuk dalam DPT. Semoga Allah SWT mengabulkan Cita-cita perjuangan ini lewat partai yang saya yakini untuk menentukan nasib bangsa yang lebih baik. Allahu Akbar!!.
Wassmlkm.
..baca selanjutnya.....

Kamis, 26 Februari 2009

Polemik Puyer

Assmlkm.
Sehubungan tayangan di RCTI yang sudah 2 minggu lebih menayangkan tentang polemik PUYER dalam pengobatan terhadap anak yang dilakukan oleh dokter. Dalam masyarakat umum memang tidak pernah tahu kalau puyer benar atau tidak yang dilakukan seorang dokter di Indonesia, apalagi dalam pemerintah kita Indonesia memang diperbolehkan bahkan sah-sah saja pemakaian puyer oleh seorang dokter untuk memberi obat kepada pasiennya (dalam hal ini : anak).

Dalam Negara maju bahkan Negara berkembang seperti india , banglades dan Negara-negara berkembang lainnya yang nota bene kondisinya lebih “parah” dari Indonesia sudah meninggalkan obat PUYER. Kita sempat melihat beberapa tayangan di TV, kalau menurut pandangan dokter legal-legal saja tetapi dari pandangan apoteker atau yang lain, bagaimana? Tetapi kita tidak membahas legal tidaknya karena bukan wewenang kita karena nanti ada pihak yang dirugikan.

Kalau menurut pandangan seorang yang tidak menggunakan obat-obat kimia secara pribadi tidak usahlah menggunakan PUYER karena secara awam saja orang dewasa saja minum obat hanya satu macam obat, tetapi dalam kandungan PUYER tidak mungkin hanya satu macam obat kimia saja? yang jelas lebih dari satu macam obat, bahkan setelah melihat di TV bahkan sampai 15 macam obat. Secara akal sehat saja, seorang anak balita diberi obat sebanyak itu apa tidak membahayakan ? memang kalau diracik secara profesional sesuai dosisnya tidak masalah. Tetapi dilihat secara herbalis akan sangat membahayakan bagi tubuh balita tersebut.

Menurut pandangan herbalis (=bukan secara medis) obat kimia itu adalah racun bagi tubuh, apalagi kalau lebih dari satu macam. Semoga saja tidak ada efek, karena akan menurunkan immunitas anak tersebut, memang penyakitnya sembuh tetapi akan menimbulkan masalah selanjutnya. Balita tersebut akan rentan sekali terserang penyakit kedepannya. Tubuh kita terdapat mikroorganisme yang menguntungkan, dan tidak semua mikroorganisme merugikan bagi tubuh kita. Apabila kita meminum obat kimia berlebih maka mikroorganisme yang menguntungkan kita juga akan mati sehingga tubuh kita akan tidak seimbang. Saya melihat balita sekarang amat rentan terhadap penyakit. Kalau mau yang aman, lebih baik diberi ramuan yang alami aja, apalagi balita belum umur dibawah 2 tahun dan masih minum ASI akan sangat membantu dalam pengobatan terhadap anak tersebut. ASI (Air Susu Ibu) juga merupakan makanan dan obat, Karena ibunya meminum obat herbal dan melalui ASI dapat mengobati bayinya. Karena banyak sekali ramuan obat herbal yang kita tidak tahu manfaatnya : seperti kunyit, temulawak, temu ireng, sembung, laos, mengkudu, salam, kencur, dll.

Sedikit Tips; kalau saja anak anda sakit panas atau diare, maka berikan kunyit; kalau saja anak anda sakit tidak doyan makan, maka berikan temu ireng dan temu lawak. Masih banyak lagi ….
Hubungi praktek herbalis terdekat dikota anda? (Kab. Ponorogo klik disini)
Apakah Anak anda tetap mau diberi obat kimia? Boleh coba? He..he.. aku tidaklah.
Wallahu’alam bishawab.
Wassmlkm.
..baca selanjutnya.....

Minggu, 15 Februari 2009

Dukun "Cilik" Ponari Tiban Jombang

assmlkm.wr.wb.
Berita Dukun “Cilik” Tiban di Jombang salah satu yang mengganggu dalam pikiran saya, karena apa? Karena sudah mengganggu kehidupan manusia bukan saja secara sosial, kesehatan, keamanan bagi masyarakat sekitar, tetapi sudah melampau batas aqidah bagi orang islam. Karena orang Indonesia mayoritas beragama islam otomatis yang datang semua orang islam. Saya tidak mengerti apa yang salah pada masyarakat Indonesia ini khususnya orang islam kita? Tetapi saya sadar tidak semua orang islam paham karena batasan syirik ditanah jawa ini memang tipis karena dulu sepeninggalan nenek moyang kita yang beragama dan budaya hindu. Banyak faktor memang yang mempengaruhi hal tersebut tetapi saya berusaha dapat mendengar dan melihat meski dengan hati gundah fenomena ini. Setelah melihat lewat surat kabar dan televisi masyarakat kita sedang menderita “penyakit “ diantaranya :
  1. Di Indonesia pengobatan memang masih tergolong “mahal”’
  2. Masyarakat cenderung percaya hal-hal mistis tanpa memikirkan akibatnya secara aqidah
  3. Pengobatan dilakukan dengan berharap kesembuhan secara instan meski diluar akal manusia tanpa melihat penyakitnya yang diderita;
  4. Faktor pendidikan dan kemiskinan sangat mempengaruhi pola pikir kita;
  5. Rasa sugesti yang berlebihan terhadap seseorang / sesuatu yang dapat mengalahkan sang pemberi kesembuhan Allah SWT;
  6. dll.
Sudah berapa banyak korban yang tewas? belum yang pingsan dll. Terakhir berita yang saya dengar adalah masyarakat mengambil air peceran dari kamar mandi dukun cilik tersebut untuk diminum. Na’uzubillah min dzalik. Karena “Allah SWT tidak memberi kesembuhan dari sesuatu yang HARAM”.
Karena masih banyak Pengobatan Alternatif yang masuk akal diluar medis yang sesuai akal sehat manusia diantaranya : Bekam / Cantuk, Akupuntur / Tusuk Jarum, Pijat Refleksi, Pijat Akupressur, Kiropractic / Chiropraxi (Pembetulan Tulang Belakang) dll. Saya khawatir kalau diluar akal manusia yaitu “ada sesuatu yang lain”? yaitu jin atau syetan? karena dengan hal itu kita akan terbawa secara tidak sadar kearah syirik. Biasanya jin (“sesuatu yang lain”) itu membantu kita pada awal-awal selebihnya besok pada saatnya kita akan diminta pamrihnya / tumbal entah aqidah kita atau apa? Karena jin / syetan membantu kita tidak gratis tis.. perlu diingat itu tidak gratis !! Kalau tidak percaya coba aja tetapi saya tidak mau…he..he.. Itu saja dulu ulasan saya secara singkat semoga bermanfaat dan berhati-hati. Wallahu'alam bishawab. Tetap Semangat…Allahu Akbar!!. wassmlkm.wr.wb.
..baca selanjutnya.....

Sabtu, 14 Februari 2009

VALENTINE

Assmlkm.wr.wb. Bulan Pebruari adalah bulan dimana saya dulu memulai kehidupan didunia ini, tetapi bagi saya tidak terlalu special karena itu hanya merupakan pertanda kita telah hidup di alam dunia ini genap berapa tahun…? Karena nabi Muhammad saw tidak juga membuatnya special, mungkin karena umatnya saja tetapi Maulid pun itupun dikandung maksud untuk mengenang sekaligus mencontoh kepribadian Rosul dan perjuangan Nabi Muhammad Saw dimasa lalu dalam menegakkan islam.
Tetapi ada lagi hari yang ditunggu-tunggu bagi kaum muda-mudi di bulan Pebruari yaitu hari valentine..? katanya sih hari kasih sayang, tetapi dalam islam tidak dibenarkan merayakan hari valentine.. Kita perlu tahu apa valentine itu? Karena untuk mengantisipasi anak-anak kita. Setelah jelas kita memberi pengertian kepada anak-anak kita tentunya dengan bahasa mereka agar bias dipahami. Semoga bermanfaat…amiin.
Wassmlkm.wr.wb.
MUDA-MUDI MUSLIM JANGAN TERSESAT

Hari Raya Mengenang Pendeta

Memasuki bulan Februari, kita menyaksikan banyak media massa, mal-mal, pusat-pusat hiburan bersibuk-ria berlomba menarik perhatian para remaja dengan menggelar acara-acara pesta perayaan yang tak jarang berlangsung hingga larut malam bahkan hingga dini hari. Semua pesta tersebut bermuara pada satu hal yaitu Valentine’s Day atau biasanya pada 14 Februari mereka saling mengucapkan “Selamat Hari Valentine”, berkirim kartu dan bunga, coklat, saling bertukar pasangan, saling curhat, menyatakan sayang atau cinta.
Sangat disayangkan banyak ABG khususnya teman-teman kita, para remaja putri muslimah yang terkena penyakit ikut-ikutan dan mengekor budaya Barat atau Budaya ritual agama lain akibat pengaruh TV dan media massa lainnya. Termasuk dalam hal ini perayaan Hari Valentine, yang pada dasarnya adalah mengenang kembali pendeta St. Valentine. Belakang, Virus Valentine tidak hanya menyerang remaja bahkan orang tua pun turut larut dalam perayaan yang bersumber dari budaya barat ini.

SEJARAH HARI VALENTINE
Ensiklopedia Katolik menyebutkan tiga versi tentang Valentine, tetapi versi terkenal adalah kisah Pendeta St. Valentine yang hidup di akhir abad ke 3 M di zaman Raja Romawi Cladius II. Pada tanggal 14 Februari 270M Cladius II menghukum mati St. Valentine yang telah menentang beberapa perintahnya.
Cladius II melihat St. Valentine mengajak manusia kepada agama Nashrani lalu dia memerintahkan untuk menangkapnya. Dalam versi kedua, Cladius II memandang para bujangan lebih tabah dalam berperang daripada mereka yang telah menikah yang sejak semula menolak untuk berpergi berperang.Maka dia mengeluarkan perintah yang melarang pernikahan. Tetapi St. Valentine menentang perintah ini dan terus mengadakan pernikahan digereja dengan sembunyi-sembunyi sampai akhirnya diketahui lalu dipenjarakan. Dalam penjara dia berkenalan dengan putri seorang penjaga penjara yang terserang penyakit. Ia mengobatinya hingga sembuh dan jatuh cinta kepadanya. Sebelum dihukum mati, dia mengirim sebuah kartu yang bertuliskan “Dari yang tulus cintanya, Valentine.” Hal itu terjadi setelah anak tersebut memeluk agama Nashrani bersama 46 kerabatnya.
Versi ketiga menyebutkan ketiga agama Nashrani tersebar di Eropa, disalah satu desa terdapat sebuah tradisi Romawi yang menarik perhatian para pendeta. Dalam tradisi itu para pemuda desa selalu berkumpul setiap pertengahan bualn Februari. Mereka menulis nama-nama gadis desa dan meletakkannya di dalam sebuah kotak, lalu setiap pemuda mengambilnya salah satu nama dari kotak tersebut, dan gadis yang namanya keluar akan menjadi kekasihnya sepanjang tahun. Ia juga mengirimkan sebuah kartu yang bertuliskan “dengan nama tuhan Ibu, saya kirimkan kepadamu kartu ini.”
Akibat sulitnya menghilangkan traidisi Romawi ini, para pendeta memutuskan mengganti kalimat “dengan nama tuhan Ibu” dengan kalimat “dengan nama Pendeta Valentine” sehingga dapat mengikat para pemuda tersebut dengan agama Nashrani.
Versi lain mengatakan St. Valentine ditanya tentang Atharid, tuhan perdagangan, kefasikan, makar dan pencurian, dan Jupiter, tuhan orang Romawi yang terbesar. Maka dia menjawa tuhan-tuhan tersebut buatan manusia dan bahwasanya tuhan yang sesungguhnya adalah Isa Al Masih, oleh karenanya ia dihukum mati. Maha Tinggi Allah dari apa yang dikatakan oleh orang-orang yang dzalim tersebut.
Bahkan saat ini beredar kartu-kartu perayaan keagamaan ini dengan gambar anak kecil dengan dua saya terbang mengitari gambar hati sambil mengarahkan anak panah ke arah hati yang sebenarnya itu merupakan lambang tuhan cinta bagi orang-orang Romawi.

HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE
Keinginan untuk ikut-ikutan memang ada dalam diri manusia, akan tetapi hal tersebut menjadi tercela dalam islam apabila orang yang diikuti berbeda dengan kita dari sisi keyakinan dan pemikirannya. Apabila bila mengikuti dalam perkara akidah, ibadah, syiar dan kebiasaan. Padahal Rasul Saw telah melarang untuk mengikuti tata cara peribadatan selain Islam: “Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.” (HR. At-Atimidzi).
Bila dalam merayakannya bermaksud untuk mengenang kembali Valentine maka tidak disanksikan lagi bahwa ia telah kafir, adapun bila ia tidak bermaksud demikian maka ia telah melakukan sesuatu kemungkaran yang besar. Ibnul Qayyim Ra berkata, “Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram.” Semisal memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka, dengan mengucapkan, “Selamat hari raya!” dan semisalnya. Bagi yang mengucapkannya, kalau pun tidak sampai pada kekafiran, paling tidak itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah dan lebih dimurkai dari pada memberi selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh. Banyak orang yang kurang mengerti agama terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadari buruknya perbuatan tersebut. Seperti orang yang memberi selamat kepada orang lain atas perbuatan maksiat, bid’ah atau kekufuran maka ia telah menyaipkan diri untuk mendapatkan kemarahan dan kemurkaan Allah.”
Abu Waqib Ra meriwayatkan : Rosullullah Saw saat keluar menuju perang Khaibar, beliau melewati sebuah pohon milik orang-orang musyrik, yang disebut denganDzaatu Anwaath, biasanya mereka menggantungkan senjata-senjata mereka dipohon tersebut. Para sahabat Rasulullah Saw berkata, “Wahai Rasulullah, buatkan untuk kami Dzaatu Anwaath, sebagaimana mereka mempunyai Dzaatu Anwaath.” Maka Rasulullah Saw bersabda, “Maha suci Allah, ini seperti yang diucapkan kaum Nabi Musa, Buatkan untuk kami tuhan sebagaimana mereka mempunyai tuhan-tuhan. “Demi Dzat yang jiwaku ditangan-Nya, sungguh kalian akan mengikuti kebiasaan orang-orang yang ada sebelum kalian.” (HR.At-Tirmidzi, ia berkata, hasan shahih).
Adalah wajib bagi setiap orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat untuk melaksanakan wala’ dan bara’ (Loyalitas kepada muslimin dan berlepas diri dari golongan kafir). Yang merupakan dasar akidah yang dipegang oleh para salaf shalih. Yaitu mencintai orang-orang kafir serta menyelisihi mereka dalam ibadah dan perilaku. Serta mengetahui bahwa sikap seperti ini didalamnya terdapat kemaslahatan yang tidak terhingga, sebaliknya gaya hidup yang menyerupai orang kafir justru mengandung kerusakan yang lebih banyak.
Lain dari itu, mengekor kaum muslimin terhadap gaya hidup mereka akan membuat mereka senang, lagi pul, menyeru[pai kaum kafir da[at melahirkan kecintaan dan ketertarikan hati. Allah telah berfirman, yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”(Al-Maidah:51).
“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat,saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya.”(Al-Mujadilah:22).
Dan janganlah belas kasihan kepada kedua pezina tersebut mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat.” (An-Nur:2).
Diantara dampak buruk menyerupai mereka adalah : ikut mempopulerkan ritual-ritual mereka sehingga terhapuslah As-Sunnah (tuntunan Allah dan Rasul-Nya). Tidak ada suatu Bid’ah pun yang dihidupkan kecuali saat itu ada suatu sunnah yang ditinggalkan. Dampak buruk lainnya, bahwa dengan mengikuti mereka berarti memperbanyak jumlah mereka, mendukung dan mengikuti agama mereka, padahal seorang muslim dalam setiap raka’at shalatnya membaca:
“Tunjukkilah kami jalan yang lurus, (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang sesat.”(AlFathihah:6-7).
Bagaimana bisa ia memohon kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya jalan orang-orang yang mukmin dan dijauhkan darinya jalan golongan mereka yang sesat menempuh jalan sesat itu dengan sukarela. Ada seorang gadis mengatakan, bahwa ia tidak mengikuti keyakinan mereka, hanya saja hari Valentine tersebut secara khusus memberikan makna cinta dan suka citanya kepada orang-orang yang memperingatinya. Ini adalah suatu kelalaian, padahal sekali lagi perayaan ini adalah dari ritual agama lain! Hadiah yang diberikan sebagai ungkapan cinta adalah ssesuatu yang baik, namun bila dikaitkan dengan pesta-pesta ritual agama lain dan tradisi-tradisi Barat, akan mengakibatkan terobsesi oleh budaya dan gaya hidup mereka.Mengadakan pesta pada hari tersebut bukanlah sesuau yang sepele, tapi lebih mencerminkan mengadopsian nilai-nilai Barat yang tidak memandang batasan normatif dalam pergaulan antara pria dan wanita sehingga saat ini kita lihat struktur sosial mereka menjadi porak-poranda.
Alhamdulillah, kita mempunyai pengganti yang jauh lebih baik dari itu semua, sehingga kita tidak perlu meniru dan menyerupai mereka. Diantaranya, bahwa dalam pandangan kita, seorang ibu mempunyai kedudukan yang agung, kita bisa mempersembahkan ketulusan dan cinta itu kepadanya dari waktu ke waktu, demikian pula untuk ayah , saudara, suami…dst, tapi hal itu tidak kita lakukan khusus pada saat yang dirayakan oleh orang-orang kafir.
Semoga Allah senantiasa menjadikan hidup kita penuh dengan kecintaan dan kasih sayang yang tulus, yang menjadi jembatan untuk masuk ke dalam surga yang hamparannya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa. Semoga Allah menjadikan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang disebutkan :
“Kecintaan-Ku adalah bagi mereka yang saling mencintai karena Aku, yang saling mengunjungi karena Aku dan yang saling berkorban karena Aku.”(Al-Hadist).

FATWA SYAIKH AL-UTSAIMIN :
Pertanyaan : Pada akhir-akhir ini telah tersebar dan membudaya perayaan hari Valentine terutama dikalangan pelajar putri, padahal ia merupakan salah satu dari sekian macam hari raya kaum Nashrani. Biasanya pakaian yang dikenakan berwarna merah lengkap dengan sepatu, dan bereka saling tukar mawar merah. Bagaimana hukum merayakan hari Valentine ini, dan apa pula saran dan anjuran anda kepada kaum muslimin. Semoga Allah selalu memerlihara dan melindungi anda.
Jawab : Assalamu’ alaikum Wr. Wb.
Merayakan hari Valentine itu tidak boleh karena :
Pertama : Ia merupakan hari raya bid’ah yang tidak ada dasar hukumnya di dalam syariat Islam.
Kedua : Ia dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara-perkara rendahan seperti ini yang sangat bertentangan dengan petunjuk pada salaf shalih (pendahulu kita) – semoga Allah meridhai mereka. Maka tidak halal melakukan ritual hari raya, baik dalam bentuk makan-makan, minum-minum, berpakaian, saling tukar hadiah ataupun lainnya. Hendaknya setiap muslim merasa bangga dengan agamanya, tidak menjadi orang yang tidak pegangan dan ikut-ikutan.
Semoga Allah melindungi kaum muslimin dari segala fitnah (ujian hidup), yang tampak ataupun yang tersembunyi dan semoga meliputi kita semua dengan bimbingan-Nya.

Izinkanlah keluarga dan teman Anda turut membaca risalah ini. Semoga bermanfaat dan Allah senantiasa memberkahi kita
www.Alsofwah.or.id.
..baca selanjutnya.....