Sabtu, 06 Juni 2009

Prita Mulyasari vs RS OMNI Internasional

Assmlkm.
Kita sebagai mahluk Allah seharusnya mengevaluasi diri, apa yang sudah kita lakukan apakah sudah benar? Tidak ada yang salah / kurang ? Seharusnya kita bermuhasabah. Apalagi sudah merugikan orang. Segeralah bertobat.
Di bumi kita ini justru sebaliknya, sebaiknya hati-hati kalau kita mengkritik terhadap diri orang lain / instansi, mungkin tidak diterima oleh yang bersangkutan bahkan kita bisa dituntut secara hukum karena pencemaran nama baik.
Kasus Prita Mulyasari dengan pihak RS OMNI Internasional muncul di media-media akhir-akhir ini. Sangat ironis sekali ibu Rita yang terpisah dengan anaknya karena hanya sebuah Email yang isinya keluh kesah terhadap temannya tentang pelayanan RS Omni internasional hingga berbuah ia masuk bui.
Kebebasan kita mengeluarkan pendapat ternyata di negeri ini sangat berlawanan dengan UUD 1945 (yang Katanya UUD 1945 hukum yang tertinggi dinegeri ini?) karena jika tidak hati-hati bisa dipenjara seperti kasus tersebut. Hukum di sini apa bisa diatur tinggal pintar-pintarnya kuasa hukum beragumen atau ada faktor lain?? Entahlah? Hukum memang sangat bisa diterapkan jika yang bersalah orang kecil tetapi sebaliknya apa bisa? Saya tidak dapat menjawab…
Semoga siapapun presidennya yang akan datang dapat merubah hukum di negeri ini menjadi lebih semakin dewasa dan bijaksana…
Apabila kita tidak dapat keadilan / hukum di dunia ini kelak kita akan dihadapkan keadilan / hukum yang kekal.
Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua dan membalas semua amal ibadah kita..amiin.
Tetap semangat
Wassmlkm. Wr.wb.

intip / Kunjungi di blog abi
..baca selanjutnya.....

MANOHARA

Kalau melihat beberapa hari ini tayangan di telelivisi kasus yang sedang mencuat yaitu si MANOHARA istri Tengku Fahri putra raja kelantan Malaysia berhasil pulang ke Indonesia dengan cara dramatis. Andai saja manohara tidak ke singapura karena keluarganya si fahri ada yang dirawat disana, mungkin sampai saat ini dia belum kembali ke Indonesia. Ironisnya yang membantu lolosnya Manohara yaitu kepolisian singapura dengan FBI Amerika. Kemana perwakilan pemerintah kita? Apa sudah tidak peduli terhadap WNI yang diluar negeri, kata teman? Hendaknya pemerintah kita lebih peduli terhadap WNI di luar negeri seperti pemerintah Philipina atau Australia. Anda ingat kasus Corby di bali, warga australia yang sudah jelas salah tetapi tetap dibela negaranya sampai menyewa kuasa hokum yang handal dan berbuah hukumannya berkurang, dst. Masih banyak PR kita seperti Alm. DAVID mahasiswa kita disingapura, TKI dimalaysia yang meninggal akibat Mal yang runtuh. dll.

Kembali lagi ke manohara, semestinya manohara segera visum untuk membuktikan bahwa dia benar-benar mendapat perlakuan tidak wajar dari Pangeran Fahry. Klo ditunda-tunda bisa jadi bumerang bagi manohara. Apabila bukti visum itu telah hilang maka bisa saja manohara dituduh merekayasa cerita.
Wallahu’alam bishawab.

Intip / Kunjungi di blog abi-ku
..baca selanjutnya.....

HERCULES “SI PETI MATI TERBANG”

Assmlkm. Wr.wb.
Beberapa saat yang lalu masih hangat dalam ingatan kita, Pesawat Hercules yang berpenumpang 100 lebih telah jatuh di magetan. Itu merupakan kejadian yg sekian kalinya dalam dunia penerbangan kita. Yang menjadi pertanyaan siapakah yang patut disalahkan? Ada yang berpendapat Anggaran Alutsista kita sangat minim sehingga armada pesawat kita rata-rata diatas 30 tahun umurnya. Agar tidak menjadi polemik yang berkepanjangan Pemerintah berjanji untuk meningkatkan anggaran tersebut ditahun mendatang siapapun yang menjadi presidennya. Karena jangan sampai anak cucu kita takut dan tidak mau menjadi taruna Angkatan Udara yang nota bene diperlukan bagi bangsa ini karena luas wilayahnya. Satu lagi Jangan sampai tentara-tentara kita wafat bukan dalam medan perang membela tanah air tetapi akibat “Peti mati terbang” yang sudah usang.
Wallahu’alam bishawab.
Kunjungi blog abi-ku
Wassmlkm.wr.wb.
..baca selanjutnya.....

Kamis, 07 Mei 2009

Pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen

Assmlkm.
Saya ini bukan pengamat politik, apalagi pejabat atau apalah tapi setelah mendengar berita dan menelaah perkembangan berita terakhir-terakhir ini yang paling BOM bastis adalah kasus pembunuhan Narsrudin Zulkarnaen seorang pengusaha. Pada awalnya kasus tersebut biasa karena tidak menyeret seseorang, apalagi seorang pejabat tinggi Negara. Setelah sekian lama publik Indonesia di gegerkan dengan nama Antasari Azhari (Ketua KPK) disebut-sebut mendalangi pembunuhan pengusaha tersebut. Saya kaget dan juga bertanya dalam hati untuk mencari jawaban yang tepat motif apa dibalik semua ini? Apalagi menurut berita hanya karena seorang “Caddy” Rani, Antasari di tuduh sebagai otak dibalik pembunuhan itu.
Saya tidak tahu apakah AA terbukti benar nantinya? Yang jelas saya tidak percaya 100% apakah ini tipuan murahan atau memang benar-benar motif dibalik kasus tersebut. Mengapa saya tidak percaya 100%? Dalam kasus – kasus pembunuhan sebelumnya tidak semudah itu melacak dan memecahkan suatu kasus pembunuhan “tingkat tinggi”, contohnya kasus pembunuhan Aktifis MUNIR, masih ingat? Memang sih Policarpus sudah ditahan mungkin selama 20 tahun penjara tapi siapa aktor dibalik pembunuhan itu? Tentunya ada skenario yang rapih sehingga policarpus sampai sekarang tidak mengakui ataupun mengatakan sebuah nama dan dia merasa tidak bersalah, padahal bukti-bukti sudah memojokkannya. Entahlah …
Dari pengalaman itu saya berpikir kok semudah itu AA dituduh sebagai otak pembunuhan seorang Nasrudin hanya karena seorang Caddy Rani. Masuk akal kah? Apakah ada motif lain yang lebih besar dari pembunuhan itu? Apakah AA sebagai korban yang dijebak atau sebagai kambing hitam ataukah memang sebagai otak pembunuhan tersebut. Karena perlu diingat bahwa AA adalah Ketua KPK (Komisi Pemberantas Korupsi) yang nota bene ditakuti oleh pihak-pihak yang merasa menggelapkan duit Negara. Tentunya AA banyak musuh yang ingin menyingkirkannya. Ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Selain itu KAPOLRI juga berpesan kepada anak buahnya benar-benar teliti dalam penyelidikan kasus ini sebab motif yang “sepele” tadi.
Sebagai warga Negara Indonesia yang ikut prihatin atas berbagai kasus pembunuhan , korupsi, perpolitikan yang busuk di bumi tercinta ini. Indonesia banyak dirundung masalah dan itu tidak berkesudahan untuk memenuhi ambisi segelintir orang karena yang yang susah juga rakyat kecil ujung-ujungnya. Tentunya tidak semua karena masih ada yang baik.
Diharapkan rekan-rekan media untuk tidak membuat publik opini sehingga berita tidak berimbang bukan karena untuk menaikkan oplah sehingga membuat berita yang BOM bastis.
Kembali ke kasus AA, apalagi kalau AA tidak melakukan hal yang dituduhkan maka akan sangat kasihan karena hal tersebut akan menyeretnya ke hukuman mati Karena dituduh pembunuhan berencana. Tetapi kalau memang AA telah melakukan hal tersebut maka memang sepantasnya mendapat hukuman tersebut. Dalam hal ini kita tidak membela siapa-siapa hanya bertanya apakah semua ini benar adanya seperti yang diberitakan di media-media.
Hanya Allah SWT yang tahu dan yang terjadi dibalik semua ini, dan kita sebagai mahluk bertanggungjawab atas perbuatan kita didunia. Apabila kita bersalah dan tidak dihukum di dunia maka hukuman diakhirat kekal adanya. Juga demikian sebaliknya apabila tidak melakukan dan dituduhkan maka dia dizholimi maka diakhirat tinggal memetik hasilnya. Wallahu’alam bishawab.
Semoga dunia hukum di Indonesia semakin dewasa.
intip / kunjungi : blog abi
Wassmlkm.wr.wb.
.
..baca selanjutnya.....

Sabtu, 11 April 2009

Sebuah Perjuangan Kecil untuk Bangsa ini (RI)

Assmlkm.
Dihari pemilu saya sangat sedih karena nama saya tidak masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) tetapi istri saya masuk didalamnya. Pada pagi itu saya ragu dan malas untuk mengantar istri ke TPS karena momong si kecil dirumah. Tetapi beberapa saat kemudian Orang tua menelpon memberitahu bahwa saya dapat undangan di TPS tempat tinggal orang tua yang berbeda kota. Padahal saya dan istri KK (Kartu keluarganya dah ada lama semenjak saya nikah sekitar 2 tahun) pindah tempat ko tempat yang baru. Saya sebenarnya merasa heran kenapa bisa terjadi hal seperti ini, tetapi inilah Indonesia. Saya berpikir bahwa ini suatu HAK yang harus dilaksanakan sebagai warga negara yang baik untuk menentukan nasib bangsa ini. Saya bersyukur sekali dan bersemangat untuk ikut berperan serta menentukan suara walau hanya satu suara dari saya meski diluar kota dari tempat saya sekarang ini. Saya melihat waktu menunjukkan pukul 10.00 setelah saya mengantar istri mencontreng di TPS dan saya bergegas untuk berangkat ke luar kota dengan istri dan anak saya yang masih 4 bulan. (Jarak tempuh sekitar 1 jam). Tetapi saya berdo'a semoga dalam perjalanan tersebut tidak ada apa-apa dijalan dan selamat sampai ditujuan. Dengan tekat yang kuat saya membonceng istri dan anak saya naik sepeda motor dan saya berhati-hati sekali. Alhamdulillah jalanan tidak begitu ramai dan saya dan keluarga selamat sampai tujuan. Saya merasa bersyukur akhirnya saya dan keluarga semua dapat menyalurkan suara meski hanya bertambah satu dan itu memang jatah saya, karena di daerah saya sendiri tidak masuk dalam DPT. Semoga Allah SWT mengabulkan Cita-cita perjuangan ini lewat partai yang saya yakini untuk menentukan nasib bangsa yang lebih baik. Allahu Akbar!!.
Wassmlkm.
..baca selanjutnya.....